RSS

INJIL LUKAS

27 May

INJIL LUKAS

A. Latar Belakang

Dunia pada zaman Perjanjian Baru itu dipenuhi kesibukan dan kejadian – kejadian yang mengasyikkan. Semua jalan menuju ke Roma. Kekuasaan dunia yang berpenduduk dipegang oleh para kaisar, dalam tahun – tahun sebelum Kristus, Allah telah bekerja dalam kehidupan orang – orang tertentu dan juga negara – negara. Banyak orang mengambil bagian dalam zaman sebelum Kristus ini. Tiga bangsa yang memainkan peranan utama dalam persiapan adalah bangsa Ibrani dan agamanya, bangsa Yunani dan agamanya serta bangsa Romawi dan organisasi sosial dan politiknya.

Kata “Perjanjian Baru” berasal dari bahasa Latin Novum Testamentum yang merupakan terjemahan dari bahasa Yunani Hê Kainê Diathêkê yang biasa digunakan untuk menyatakan suatu pesan atau wasiat terakhir.

Perjanjian Baru terdiri dari 27 buku, yang berdasarkan sifat – sifatnya Perjanjian Baru diberikan kepada kita setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam berbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantara nabi – nabi, maka zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantara AnakNya ( Ibrani 1 : 52 ).

Dalam Perjanjian Baru ada tiga Injil sinoptik yaitu Matius, Markus, Lukas, ketiga Injil ini dikatakan Injil sinoptik karena banyaknya persamaan bahasa dan susunan kalimat. Diantara Ketiga injil sinoptik ini, Lukaslah yang paling banyak memberikan keterangan mengenai asal usulnya sendiri. Sang Penulis yang tidak memberitahukan namanya, menyertakan suatu bab pembukaan yang menyatakan tujuannya dalam menulis Injil ini, metode yang ia gunakan dan hubungannya dengan rekan-rekan sezamannya yang sudah mencoba melakukan hal sama. Kata pembuka ini (Lukas 1:1-4) adalah kunci bagi kitab ini. Dan juga bagi kitab Kisah Para Rasul, bila Injil dan Kisah Para Rasul dianggap merupakan suatu kesatuan. Pada intinya Injil Lukas secara garis besar mengambil kerangka Markus. Khususnya pada pasal 1 – 13. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa hubungan dari 3 Injil sinoptik sangatlah erat.

A.1 Penulis

Tradisi – tradisi yang mengaitkan Injil ketiga dengan seseorang yang bernama Lukas dari abad ke-2M. Konon Muratoria dan Prakarta anti Marcion pada Injil Lukas,serta Ireneus, Clemens dari Aleksandria, Origenes dan Tertullianus, semua menyebut Lukas sebagai penulisnya. Ciri khas Injil Lukas merupakan Jilid Pertama dari dua – jilid sejarah mengenai kekristenan mula – mula yang dilanjutkan dalam Kisah Para Rasul. Gaya dan jenis bahasa kedua kitab itu begitu mirip sehingga tidak ada keragu – raguan lagi bahwa keduanya merupakan hasil karya satu orang penulis.

Menurut Eusebius, Lukas berasal dari Antiokhia di Siria dan salah satu naskah kuno Kisah Para Rasul memberitahu secara tersirat ia berada di Antiokhia ketika jemaat disitu menerima berita tentang bahaya kelaparan yang akan menimpa mereka ( Kisah 11 : 28 ).

Lukas menjadi orang kristen selambat-lambatnya 15 tahun setelah Pentakosta. Ia menjadi teman dan rekan sekerja Paulus dan meyertainya dalam perjalanannya yang kedua setelah keduanya bertemu di Troas (Kis 16:10). Ia tinggal di Filipi sebagai gembala sidang sedang Paulus melanjutkan pelayanan kelilingnya di Akhaya, dan di Asia kecil (19:1-41) setelah megunjungi Antiokhia (18:22). Ketika Paulus kembali ke Filipi pada perjalanannya yang ketiga, penulis meyertainya lagi (20:6) Ia pergi bersamanya ke daratan Asia, dan dari sana menemaninya ke Yerusalem.

Selama empat tahun masa Paulus di penjara, tidak tercatat kegiatan penulis, tetapi menjelang akhir dari masa itu ia meyertai Paulus ke Roma, dimana Paulus akan diadili di hadapan Kaisar.

Penulis adalah seorang pengkhotbah dan penginjil yang aktif. Ia adalah seorang penulis sejarah gereja dan seorang sastrawan pendukung agama kristen yang pertama. Karena ia adalah seorang rekan Paulus dapatlah dimengerti bila karyanya mencerminkan pengetahuan kristiani yang biasa digunakan untuk mengajar umat yang bukan Yahudi.

Penulis memiliki kemampuan menulis yang sangat tinggi, dan mungkin juga memiliki pendidikan yang tinggi. Bahasanya menunjukkan alam pikiran Yunani yang sangat tegas. Ia juga pengamat yang sangat cermat, menurut Paulus, Lukas adalah seorang dokter dan memang sering dikemukan bahwa penulis menunjukkan pengetahuan khusus tentang bahasa kedokteran, serta perhatian didalam melakukan diagnosa penyakit. Dalam surat Paulus kepada Jemaat di Kolose, Paulus mengungkapkan bahwa Lukas bukan orang Yahudi, jika Lukas penulisnya maka Lukas satu – satunya penulis Perjanjian Baru yang bukan orang Yahudi. Gaya bahasa Yunani tulisan – tulisan tersebut memang memberi kesan penulis mungkin seorang penututur asli bahasa Yunani.

Menurut tradisi Lukas adalah seorang seniman, Injil ini dinilai memiliki nilai sastra yang sangat tinggi. Hal ini dibuktikan lewat lagu atau puisi indah yang termuat dalam karyanya, diantaranya :

· Nyanyian Maria ketika mengunjungi saudaranya Elisabet (1:46-55)

· Nyanyian Zakharia saat kelahiran Yohanes Pembaptis (1:67-79)

· Nyanyian bala tentara surga saat kelahiran Yesus Kristus (2:14)

· Puji-pujian Simeon pada saat bayi Yesus diserahkan (2:28-32)

A.2 Tujuan Penulisan

Tulisan Lukas ini mungkin ditujukan pada seorang pria dari kalangan atas dan nama yang digunakan disini mungkin adalah nama baptisannya. Teofilus yang secara harafiah berarti “Kekasih Tuhan” atau “Dikasihi Tuhan”. Julukan yang mulia biasanya hanya dikenakan para pejabat pemerintah atau kaum bangsawan. Mungkin ia adalah seorang murid Lukas atau seorang pendukung yang bertugas menyebarluaskan karya Lukas. Selain itu Lukas juga bertujuan untuk menolong Teofilus dan orang lain agar memperoleh pengertian yang lebih baik tentang iman kristen.

Adapun tujuan Penulisan sebagai berikut :

· Membuat atau menulis catatan yang lengkap dan cermat tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus sampai Ia terangkat ke surga.

· Lukas yang diilhami Roh Kudus menginginkan agar Teofilus mengetahui

kebenaran yang tepat yang telah diajarkan kepada mereka secara lisan.

· Lukas menulis Yesus terlihat sebagai Juru Selamat bagi seluruh umat manusia.

A.3 Waktu dan Tempat Penulisan

Beberapa penulisan tidak dapat memastikan waktu yang tepat kapan Lukas menyelesaikan kitabnya, karena ia sendiri memasukkan dalam kitabnya sendiri bahan – bahan dari injil Markus. Ada dua batas waktu yang memperkirakan masa penulisan Injil Lukas yaitu sebelum Kisah Para Rasul dan setelah perkembangan agama Kristen. Mungkin Kisah Para Rasul ditulis sebelum akhir masa penahanan Paulus yang pertama di Roma atau kemungkinan lainnya injil ini ditulis setelah kematian Yesus, dan menurut kata pembukanya sudah banyak orang lain yang berusaha menyajikan Injil tentang fakta yang diyakini oleh kebanyakan masyarakat Kristen, mungkin tahun 60M dijadikan patokan karena saat itu Lukas menjadi orang Kristen. Bila ada yang memperkirakan tahun-tahun yang lebih kemudian pada Injil Lukas adalah berdasarkan anggapan penggunaan Injil Markus sebagai salah satu bahan. Tetapi kemiripan bentuk kedua injil ini dapat diterangkan karena kesamaan unsur pewartaan berita tentang Kristus dalam jemaat apostolik pada masa yang sama. Mungkin Lukas dan Markus pernah bertemu secara pribadi di Antiokhia ketika Yohanes Markus pertama-tama datang kekota ini bersama Barnabas dan Saulus. Meskipun tahun 60 tidak dapat ditatapkan secara pasti, namun dapat diterima kemungkinannya.

Belum ada petunjuk yang pasti tentang tempat penulisannya, mungkin ditulis diluar Palestina, meskipun ada kemungkinan ditulis di Kaisarea. Tidak ada tradisi yang pasti mengenai penulisan namun ia pasti ditulis disuatu tempat wilayah Hellenis oleh seorang yang bekerja diantara umat asing bukan Yahudi.

B. Tema Penulisan

Yesus, Juru Selamat yang Ilahi dan insani.

C. Isi Kitab Lukas

Materi Injil Lukas disusun dengan konsep utamanya Tuhan Yesus Kristus sebagai seorang manusia dan Tuhan melalui kuasa Roh Kudus. Dalam Lukas 2 : 11 Yesus dinyatakan sebagai Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan.

Dikatakan bahwa Lukas menyatakan Injil yang ditulis untuk memberikan kepastian batin kepada pembacanya. Lukas benar – benar menyajikan fakta – fakta dengan benar tepat seperti yang dikatakannya dan menyusunnya dengan teratur.

Catatan – catatan penting dalam Injil Lukas :

1. Kelahiran Yohanes Pembaptis ( 1:5-25;57-80 )

2. Kelahiran dan masa kecil Tuhan Yesus ( 1:26-56 ; 2:1-52 )

3. Silsilah Yesus ( 3:23-38 )

4. Pengajaran di Nazareth ( 4:16-30 )

5. Panggilan khusus pada Petrus ( 5: 8-10 )

6. Enam Mujizat ( 5:1-11; 7:11-17; 13:10-17; 14:1-6; 17:11-19; 22:49-51 )

7. Kesembilan belas perumpamaan

8. Pertemuan dengan Zakheus ( 19:1-10 )

9. Penghinaan Herodes kepada Yesus ( 23:8-12 )

10. Penampakan Yesus di Emaus ( 24:13-35 )

Hal hal diatas merupakan isi dari kitab Lukas yang juga ada di kitab Matius dan Markus. Lukas menceritakan persiapan kelahiran Yesus dari sudut pandangan Maria.

SilsilahNya diceritakan dari mulai Adam yang lebih mementingkan dari sisi kemanusiaan garis keturunanNya daripada garis kebangsawananNya.

Lukas menekankan adanya hubungan Tuhan Yesus dengan nubuat – nubuat dikitab suci. Ia menetapkan “Tahun Rahmat Tuhan” sebagai tujuan akhir pelayananNya.

Beberapa ayat yang hanya ada didalam kitab Lukas antara lain :

1. Perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati ( 10:28-37 )

2. Orang kaya yang bodoh ( 12:13-21 )

3. Pohon Ara yang tidak berbuah (13:6-9)

4. Tempat duduk dalam pesta perkawinan ( 14:15-24 )

5. Dirham yang hilang ( 15:8-10 )

6. Anak yang terhilang ( 15:11-32 )

7. Bendahara yang tidak jujur ( 16:1-13 )

8. Orang kaya dan Lazarus ( 16:19-31 )

9. Perumpamaan tentang hakim yang tak benar (18:1-8)

10. Orang Farisi dan Pemungut Cukai ( 18: 9-14 )

Laporan Lukas dalam kisah sengsara Tuhan Yesus :

1. Laporan perjamuan malam terakhir ( 22:19-23 )

2. Penghiburan Yesus pada Simon Petrus ( 22:31-32)

3. Peristiwa peluh yang menyerupai darah ( 22:43-44)

4. Peristiwa dirumah Kayafas ( 22:63-71 )

5. Kehadiran Yesus dihadapan Herodes ( 23:4-16 )

6. Sapaan Yesus kepada Putri – putri Yerusalem ( 23:27-31 )

7. Penyesalan penjahat ( 23:39-43 )

Didalam cerita kebangkitan, Lukas menyimpulkannya dalam penampakan Yesus pada dua orang yang sedang berjalan ke Emaus. Kata penutup dalam Injil ini menghubungkan kenyataan sejarah dengan kebenaran tentang Kristus serta menunjukkan bahwa dalam Kristus berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan.

Hal lain yang diistimewakan Lukas ialah

· Perhatian kepada orang yang menderita, yang miskin, yang “hilang”, yang berdosa. Misalnya hanya Lukas yang menceritakan perumpamaan tentang dirham dan anak yang hilang (15:8-32).

· Hanya Lukas yang membuka bagi kita belas kasihan Yesus terhadap penjahat yang bertobat diatas kayu salib (23-40-43). Matius melewati peristiwa ini (Mat 27:38,44), malah kita mendapat kesan, seolah-olah keduanya hanya memaki Yesus.

Ada dua hal khusus yang perlu dikemukakan dalam Injil Lukas yaitu tekanan yang diletakkannya pada Roh dan Doa yang dapat dijelaskan sbb :

· Kehidupan Yesus dihidupkan oleh Roh, dikandung oleh Roh (1:35), dibaptis oleh Roh, ( 3:22 ), diuji oleh Roh ( 4:1 ), diurapi oleh Roh untuk menjalankan pelayananNya (4:14,18), dihibur oleh Roh ( 10:21 ).

· Murid-muridNya pun akan dipimpin oleh Roh Kudus(11:13).

· Tokoh-tokoh penting yang juga dipenuhi oleh Roh : Yohanes Pembaptis (1:15), Maria (1:35), Elisabeth (1:41), Zakharia (1:67), Simeon (2:25-26).

· Sesuai dengan ini sering dikatakan bahwa Yesus berdoa (Yoh 4:23) misalnya waktu Ia dibaptis (3:21), sebelum Ia memanggil kedua belas rasul (6:12).

· Ia Mendoakan murid-muridNya (22:32)

· Yesus menutup akhir hidupNya dengan seruan Doa (23:46)

Pada murid-murid Yesus timbul hasrat doa setelah melihat teladan Yesus (11:1dst) dan Yesus mengajak mereka untuk berdoa (18:1;22:40,46). Selain hal tersebut Injil Lukas juga menceritakan tentang perhatian khusus Yesus bagi bangsa-bangsa lain, bukan orang Samaria yang sangat dibenci oleh orang Yahudi lebih daripada mereka membenci orang Roma (4:16-30). Diseluruh kitab Injil Lukas, Yesus ditampilkan secara khas sebagai sahabat orang-orang yang dianggap rendah oleh masyarakat (9:51-56:10:25-37;17:11-19). Rasanya tidak ada kitab lain dalam seluruh Perjanjian Baru yang menggambarkan Yesus dengan begitu hidup sebagai sahabat dan juruselamat manusia. Dan memang itulah tujuan Lukas.

Dalam Injil ini Lukas memberikan perhatian khusus kepada golongan perempuan dan anak-anak, dibuktikan dengan :

· Kata “ Perempuan “ dapat kita temukan dalam Injil Lukas sebanyak 43 kali, berbeda dengan injil lain, dalam gabungan Matius & Markus hanya ditemukan sebanyak 49 kali. Watak ibu Yesus dibahas lebih lengkap, daripada di dalam Injil Matius.

· Tokoh anak-anak. Dalam Injil Lukas menulis tentang kelahiran serta masa anak-anak Yesus dan Yohanes untuk membahas cerita ini, Lukas mengkhususkan 3 pasal bagi mereka.

· Tiga kali Juga Lukas mencatat bahwa Yesus melakukan mujizat bagi seorang anak tunggal, antara lain :

1. Yesus membangkitkan anak muda di Naim ( 7:12 )

2. Yesus membangkitkan anak Yairus ( 8:42 )

3. Yesus mengusir roh dari seorang anak yang sakit ( 9:38 )

Menurut Willy Marxsen seorang teolog dari Jerman struktur injil Lukas amatlah menonjol. Setelah prakata (1 : 1-4), kisah pengantar ( 1 : 5 – 2 : 52 ) dan persiapan untuk pekerjaan Yesus ( 3 : 1 – 4 : 14 ) muncul tiga bagian besar lainnya :

a. Pekerjaan Yesus di Galilea ( 4 : 14 – 9 : 50 )

b. Pekerjaan Yesus ke Yerusalem ( 9 : 51 – 19 : 28 )

c. Yesus di Yerusalem ( 19 : 29 – 23 : 49 )

Dan dibagian penutupannya mengandung kisah tentang penguburan dan kisah-kisah yang berkaitan dengan paskah dan kenaikan ( 23 : 50 – 24 : 53 )

Lukas juga menambahkan suatu kelanjutan kisahnya yang dapat kita lihat dalam kitab kisah para rasul ( ayat.1 dan seterusnya ) yang menimbulkan perbedaannya dengan injil Matius dan Markus yang tidak ada kelanjutannya. Hal ini menerangkan bahwa injil Lukas dimaksudkan untuk dipahami sebagai bagian dari kisah sejarah yang dapat dipercayai.

D. Ciri-ciri

Ada delapan penekanan yang merupakan cirri-ciri Injil Lukas, diantaranya :

1. Injil ini adalah yang terlengkap catatannya mengenai peristiwa didalam kehidupan Yesus sejak menjelang kelahiran sampai kenaikan-Nya,dan juga kiab yang terpanjang dalam Pejanjian Baru.

2. Kitab ini mempunyai kesusastraan terbaik dari semua Injil, menunjukkan gaya penulisan dan isi yang luar biasa, kosa kata kaya dan penguasaan bahasa Yunani yang sangat baik.

3. Lukas mencantumkan cakupan universal dari Injl – bahwa Yesus datang untuk membawa keselamatan bagi semua orang, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi.

4. Perhatian Yesus terhadap orang yang serba kekurangan ditekankan, termasuk para wanita, anak-anak orang miskin, dan kelompok yang dianggap sampah masyarakat.

5. Injil Lukas menekankan kehidpan doa Yesus dan pengajaranNya mengenai doa.

6. Gelar yang terutama untuk Yesus dalam kitab ini adalah “Anak Manusia”.

7. Tanggapan sukacita menandai mereka yang menerima Yesus dan BeritaNya.

8. Roh Kudus diberikan peranan terpenting dalam kehidupan Yesus dan UmatNya.

E. Penutup

Hasil keseluruhan dari Injil Lukas sangat tepat sesuai dengan tujuan yang telah dinyatakan diatas. Ceritanya yang begitu hidup telah diungkapkan dengan sangat baik, sehingga orang dapat melihat Yesus sebagai tokoh sejarah yang Nyata. Dalam Lukas 19:10 “ Sebab Anak Manusia, datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” digambarkan secara lengkap oleh Injil ini. Lukas menuliskan Yesus sebagai Anak Manusia, menunjukkan bagaiman Ia hidup diantara manusia, bagaimana Ia menilai mereka dan apa yang dilakukanNya bagi mereka. Rasanya Lukas begitu luar biasa menggambarkan Yesus yang begitu hidup sebagai Sahabat dan Juru selamat bagi umat manusia.

 
2 Comments

Posted by on May 27, 2009 in Uncategorized

 

2 responses to “INJIL LUKAS

  1. markus

    December 1, 2011 at 2:55 pm

    Thank and pls send any info

     
    • melvafaramitapurba

      December 23, 2011 at 7:23 am

      terima kasih..
      maaf apakah anda seorang kristen,,, ?

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: